aPARTEMEN LE CORBUSIER DI PARIS DIBUKA UNTUK PUBLIK SETELAH DUA TAHUN RESTORASI OLEH FRANÇOIS CHATILLON ARCHITECTS

Le Corbusier (Charles-Édouard Jeanneret) pernah tinggal bersama istrinya, Yvonne Gallis, di sebuah penthouse apartemen di Immeuble Molitor.  Mereka tinggal di apartemen itu dari 1934 hingga 1965. Setelah 50 tahun berlalu, kini apartemen yang menjadi bangunan cagar budaya itu dibuka untuk umum. Dua tahun proses restorasi dilakukan oleh Studio Arsitek François Chatillon, di bawah pimpinan Fondation le Corbusier (Yayasan Le Corbusier). Mari kita lihat bagaimana proyek restorasi ini berlangsung. Continue reading “aPARTEMEN LE CORBUSIER DI PARIS DIBUKA UNTUK PUBLIK SETELAH DUA TAHUN RESTORASI OLEH FRANÇOIS CHATILLON ARCHITECTS”

kENGO KUMA DAN KOICHI TAKADA TERLIBAT DALAM PERANCANGAN MASTERY BY CROWN GROUP DI SYDNEY

Pertama kali mengetahui bahwa Crown Group dipimpin oleh seorang arsitek dan seorang ahli konstruksi, saya berharap banyak pada proyek-proyek mereka. Dua orang itu adalah Iwan Sunito dan Paul Sathio. Ibaratnya, Crown sudah punya dream team secara visi, desain, dan teknik konstruksi, untuk membangun apapun yang mereka mau. Maka ketika Crown Group mengumumkan bahwa proyek mereka selanjutnya melibatkan Kengo Kuma, saya merasa bahwa mereka mulai menapaki tingkat yang memang seharusnya mereka berada. Kita sebut saja, tingkatnya para ‘Master’. Continue reading “kENGO KUMA DAN KOICHI TAKADA TERLIBAT DALAM PERANCANGAN MASTERY BY CROWN GROUP DI SYDNEY”