gERAI STARBUCKS PERTAMA DI ITALIA

Diberitakan oleh  Designboom, ini adalah langkah awal dari rencana 300 gerai yang direncanakan. Padahal, konon di Italia, rasa espresso dan cappuccino-nya  sangat jauh berbeda dengan yang disajikan Starbucks. Lalu bagaimana cara Starbucks menarik hati orang Italia yang punya budaya, cara minum, dan standar sendiri soal kopi? Starbucks memilih masuk dengan memanfaatkan kecintaan orang Italia pada desain.

Continue reading “gERAI STARBUCKS PERTAMA DI ITALIA”

aDA JIA DI SHANGRI LA

Dulu ada restoran masakan China yang terkenal di hotel Shangri La. Namanya Shang Palace. Kemudian restoran ini direnovasi dan tampil kembali sebagai JIA. Masih dengan masakan China, namun baik menu dan penataan interiornya menjadi lebih kontemporer.

Shangri La menggunakan jasa biro desain asal Jepang, Bond, untuk merancang JIA. “Klien ingin sebuah modern Chinese restaurant yang sajian utamanya Bebek Peking dan Chinese Tea. Untuk memperluas segmen tamu yang datang, kami memberikan sentuhan kasual dan modern,” jelas Akane Kai dari Bond Studio melalui email. Proses desain dan pengerjaannya memakan waktu hingga dua tahun, dari akhir 2014 hingga akhir 2016. “Terjadi pertemuan budaya minum teh dengan budaya minum-minum di cafe. Artinya, kami memadukan budaya Indonesia, China, dan Barat, dengan rasa modern. Kami ingin menghasilkan Chinese restaurant dengan suasana kasual seperti cafe,” tambahnya.

Continue reading “aDA JIA DI SHANGRI LA”

kISAH DI BALIK KOTAK

Cerita berawal dari kesamaan passion dua orang lulusan sekolah arsitektur di Houston yang memilih tidak menjadi arsitek. Untuk mengisi rumah pertama mereka di Miami, Marcel dan Maya membeli furnitur-furnitur bekas, lalu mendesain ulang untuk memberinya tampilan baru. Puas dengan hasilnya, mereka menyadari keseruan baru dalam mendesain, mendekor, dan menata interior, dengan menjadikan furnitur sebagai bagian utamanya. Kedua arsitek ini pun yakin untuk berbelok sedikit dari dunia arsitektur. Mereka memutuskan untuk mengujinya di tempat yang baru. Pasangan suami istri ini kemudian pergi ke Indonesia. Mereka membeli one way ticket. Artinya, tidak pilihan lain selain mencapai sukses di negeri yang baru. (Wawancara berlangsung pada 2014)

Continue reading “kISAH DI BALIK KOTAK”

rUMAH NENEK IVANNA

 

Vila ini dimiliki oleh keluarga Abagian yang berasal dari Caluso, Italia, sebuah kota kecil di kaki Gunung Alpen. Sepuluh tahun terakhir mereka habiskan tinggal di Hong Kong dan Sydney. Sebagai pecinta olahraga selancar dan pantai, Bali yang letaknya di tengah-tengah kedua kota tersebut menjadi pilihan bagi keluarga Abagian membangun rumah liburan mereka dan berpotensi menjadi tempat tinggal tetap di kemudian hari.

Sayang saya tidak sempat bertemu dengan keluarga yang terdengar keren ini. Bagaimana tidak, vila ini mereka namakan Nonnavana untuk mengenang sang nenek. Alex sang kepala keluarga, berharap vila ini bisa menjadi tempat berkumpulnya seluruh anggota keluarga, layaknya pelukan hangat sang nenek. “Kebanyakan tamu tinggal di sini untuk akhir pekan. Namun tidak jarang pula yang memilih tinggal selama sebulan penuh. Kami berharap vila ini bisa menjadi tempat bagi keluarga untuk menciptakan memori-memori menyenangkan mereka,” harap Alex yang menjawab lewat email. Continue reading “rUMAH NENEK IVANNA”

mEMBINGKAI DI KIRI SOCIAL BAR

Social Bar disini berarti bar untuk bersosialisasi. Bukan bar yang melakukan kegiatan sosial dengan menyantuni fakir miskin dan anak terlantar yang seharusnya dipelihara oleh negara. Karena jarang menantang udara malam di Bandung yang dingin, saya mengunjungi KIRI di pagi hari, sekitar pukul 9. Tentu saja bar ini masih tutup.  Continue reading “mEMBINGKAI DI KIRI SOCIAL BAR”