wILLIS KUSUMA, TINGGALKAN RICHARD MEIER DEMI MENGEKSPRESIKAN DIRI DI TANAH AIR

“…sepertinya menarik jika pada saat negara sedang tumbuh berkembang, kita berkembang bersamanya. Itu kesempatan yang langka.”

 

Bila tidak ada kerusuhan Mei di tahun 98, mungkin pria ini sudah kembali dan berkarir sebagai arsitek di Jakarta. Tapi tampaknya ia lebih berjodoh dengan arsitek kelas dunia, Richard Meier, daripada mengalami krisis moneter di tanah air. Ia kembali ke Jakarta ketika keadaan sudah lebih baik, untuk mengetahui seberapa jauh dirinya telah berkembang sebagai arsitek. Continue reading “wILLIS KUSUMA, TINGGALKAN RICHARD MEIER DEMI MENGEKSPRESIKAN DIRI DI TANAH AIR”

iDE ITU ORGANIK. MEREKA TAURUS ATAU CANCER – LALA BOHANG

Tidak banyak hiburan yang bisa ditemui di kota Palu kala itu. Sepulang sekolah, gadis kecil ini memilih tenggelam dalam cerita-cerita karya Enid Blyton, Astrid Lindgren, atau menggambar, dibanding main keluar di bawah matahari khatulistiwa yang terik. Kebiasaan ini melahirkan ikatan yang kuat terhadap buku, cerita, tulisan, dan kemampuan menggambarnya yang terus terasah. Sarjana arsitektur dari Universitas Parahyangan ini sekarang sedang menikmati perannya sebagai seorang ilustrator dan penulis buku. Ia adalah Lala Bohang

Continue reading “iDE ITU ORGANIK. MEREKA TAURUS ATAU CANCER – LALA BOHANG”