bARISAN AWAN DI TEPI SUNGAI YONGNING

Biro arsitektur Wutopia Lab mengubah dua bangunan tak terpakai di tepi sungai Yongning, di kota Taizhou, Tiongkok, menjadi barisan awan yang turun ke bumi. Mereka tidak menghancurkan atau memberi ‘kosmetik’ pada bangunan tersebut, namun memilih untuk  ‘membungkusnya’ untuk menyamarkan tampilan aslinya yang berantakan. Wutopia Lab menggunakan perforated metal berupa panel-panel aluminium putih untuk menghadirkan awan tersebut. Dalam bahasa Tiongkok, kondisi berawan disebut duō yún.

Continue reading “bARISAN AWAN DI TEPI SUNGAI YONGNING”

oPEN ARCHITECT MENGAMBIL KARAKTER PERKAMPUNGAN UNTUK DESAIN SEKOLAH DI SHANGHAI

Open Architect mendapat tugas untuk merancang sekolah untuk 2000 murid, berumur 3-15 tahun, di Tiongkok. Reaksi pertama mereka adalah memikirkan bagaimana caranya membuat murid-murid tidak merasa ‘terjebak’ di satu tempat selama belasan tahun. Biro arsitek asal Beijing ini teringat sebuah pepatah Afrika, “Diperlukan sebuah desa (kampung) untuk membesarkan anak-anak”. Maka mereka pun membuat sekolah dengan konsep seperti sebuah perkampungan.

Continue reading “oPEN ARCHITECT MENGAMBIL KARAKTER PERKAMPUNGAN UNTUK DESAIN SEKOLAH DI SHANGHAI”

tAIYUAN BOTANICAL GARDEN, KEBUN RAYA DI ATAS LAHAN RUSAK

Delugan Meissl Associated Architects (DMAA) telah menyelesaikan proyek Taiyuan Botanical Garden, kebun raya di kota Taiyuan, Tiongkok, yang dibangun di atas lahan bekas tambang batu bara. Seperti kita tahu, lahan bekas tambang batu bara menjadi lahan tidak produktif yang memerlukan usaha ekstra untuk memulihkannya. Seolah jadi penebusan dosa, proyek ini bukan hanya jadi tempat rekreasi yang berada dekat kota, namun juga punya fungsi sebagai tempat penelitian dan akses informasi tentang ekosistem alami kepada publik.

Continue reading “tAIYUAN BOTANICAL GARDEN, KEBUN RAYA DI ATAS LAHAN RUSAK”

bERMALAM DI RUANG KELAS

Biro arsitek asal China, Atelier XUK, merenovasi gedung bekas sekolah yang dibangun pada tahun 70-an. Gedung yang sudah tidak terpakai ini menyimpan banyak kenangan indah bagi warga desa. Maka mereka berkolaborasi dengan sang arsitek untuk mempertahankan kenangan serta manfaat bangunan ini bagi masyarakat sekitar. Hasilnya adalah hotel bernama Lostvilla Qinyong Primary School.

Continue reading “bERMALAM DI RUANG KELAS”

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑