pULAU KECIL BERKONTUR DI SISI BARAT MANHATTAN, NEW YORK

Pulau Manhattan di New York kini punya adik baru. Sebuah ‘pulau kecil’ di sisi Barat, di atas Sungai Hudson, tempat untuk para warga melarikan diri dari keriuhan pusat kota. Pulau kecil yang dinamakan Little Island ini berdiri di atas 132 kolom beton, hasil kolaborasi arsitek asal London, Thomas Heatherwick, bekerjasama dengan Biro Konsultan Teknik, Arup, dan Konsultan Arsitektur Lansekap, MNLA.

Heatherwick awalnya diminta untuk merancang dermaga datar seperti pada umumnya. Tapi hal biasa tampaknya kurang menarik bagi si arsitek. Ia kemudian mengajukan ide tentang pulau berkontur yang terpisah dari daratan utama. Kontur inilah yang kemudian membedakannya dengan Manhattan yang datar, sehingga warga merasakan pengalaman luar ruangan yang berbeda. Apalagi Little Island hanya bisa diakses dengan jembatan bergaya gangplank, papan yang biasa digunakan orang untuk pindah dari daratan ke kapal atau sebaliknya, memberi kesan seperti benar-benar lepas dari Manhattan.

LITTLE ISLAND PULAU KECIL BERKONTUR DI SISI BARAT MANHATTAN NEW YORK DSGNTALK ARCHITECTURE USA

Lokasi Little Island ada di Dermaga 55, bersebelahan dengan Dermaga 54, bangunan bersejarah tempat para penyintas kapal Titanic turun pada tahun 1912. Dermaga 54 kini hanya terlihat sisa-sisa tiang kayu yang mencuat dari air. Biasanya tiang-tiang ini tertutup. Namun sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah mereka, tiang-tiang ini diekspos berdampingan dengan kolom-kolom beton baru.

LITTLE ISLAND PULAU KECIL BERKONTUR DI SISI BARAT MANHATTAN NEW YORK DSGNTALK ARCHITECTURE USA
Photography is by Timothy Schenck

Awalnya pulau ini dirancang lebih dekat ke air. Namun desain awal strukturnya kemudian diubah setelah New York dilanda Badai Sandy yang mematikan di tahun 2012. Bahkan tepat di hari Badai Sandy melanda, Heatherwick baru selesai mempresentasikan desain mereka. Ia merasakan kencangnya angin dan hujan deras kala itu. Malamnya ia menyaksikan bagaimana badai menyebabkan kerusakan pada Dermaga 54, tempat yang semula direncanakan untuk proyek ini. Hal baiknya adalah ia dan tim desain jadi tahu seperti apa kemungkinan terburuk yang mungkin terjadi di lokasi tersebut. Maka memperkuat struktur dan mengangkat pulau lebih jauh dari permukaan air adalah cara untuk meminimalisir dampak banjir jika ada badai besar datang lagi. Kontur terendah di pulau ini berada sekitar empat meter dari permukaan air. Tim desain setuju dengan hal tersebut karena bisa memperkuat perasaan terpisah dari pulau utama.

LITTLE ISLAND PULAU KECIL BERKONTUR DI SISI BARAT MANHATTAN NEW YORK DSGNTALK ARCHITECTURE USA

LITTLE ISLAND PULAU KECIL BERKONTUR DI SISI BARAT MANHATTAN NEW YORK DSGNTALK ARCHITECTURE USA
Design by Heatherwick Studio
LITTLE ISLAND PULAU KECIL BERKONTUR DI SISI BARAT MANHATTAN NEW YORK DSGNTALK ARCHITECTURE USA
Design by Heatherwick Studio

Pemakaian beton sebagai struktur utama Little Island lebih karena pertimbangan keselamatan dan keamanan, baik bagi pengguna maupun lingkutan laut/sungai di bawah. Tiang-tiang beton yang tertanam jauh ke dasar sungai ini punya bentuk seperti bunga tulip dengan bagian ‘kelopaknya’ selebar enam meter.

‘Kelopak tulip’ dari beton pracetak dibuat di tempat lain, kemudian diangkut ke lokasi menggunakan kapal tongkang. Setiap modul kelopak tersebut mampu menjadi ‘pot’ bagi ratusan spesies tumbuhan dan pohon yang akan membentuk taman bagi pulau ini.

LITTLE ISLAND PULAU KECIL BERKONTUR DI SISI BARAT MANHATTAN NEW YORK DSGNTALK ARCHITECTURE USA
Design by Heatherwick Studio
LITTLE ISLAND PULAU KECIL BERKONTUR DI SISI BARAT MANHATTAN NEW YORK DSGNTALK ARCHITECTURE USA
Design by Heatherwick Studio

Kontur pada Little Island memberi pengalaman beragam bagi para pengunjung. Pada bagian kontur tertinggi terasa tiupan angin lebih kencang dibanding bagian yang lebih rendah. Jatuhnya bayangan-bayangan pada kontur yang lebih rendah memberikan area yang terlindung untuk beragam aktivitas pengunjung.

LITTLE ISLAND PULAU KECIL BERKONTUR DI SISI BARAT MANHATTAN NEW YORK DSGNTALK ARCHITECTURE USA

LITTLE ISLAND PULAU KECIL BERKONTUR DI SISI BARAT MANHATTAN NEW YORK DSGNTALK ARCHITECTURE USA
Photography is by Timothy Schenck

Peristiwa alam seperti Badai Sandy bukan satu-satunya hambatan dalam proyek Little Island. Persoalan politik kota New York juga nyaris membuat proyek ini batal. Keberhasilan Little Island tidak lepas dari peran pebisnis Barry Diller yang mendanai sebagian besar proyek dan menanggung biaya perawatan strukturnya hingga 20 tahun mendatang melalui Diller-Von Furstenberg Family Foundation, yayasan yang didirikannya bersama sang istri yang juga perancang busana, Diane Von Furstenberg.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑

%d bloggers like this: