bANGUNAN RAMAH LINGKUNGAN DARI BAHAN SUMBAT GABUS

BANGUNAN RAMAH LINGKUNGAN DARI SUMBAT GABUS CORK DSGNTALK SUSTAINABLE ARCHITECTURE ARSITEKTUR LONDON

Studio Bark merancang sebuah purwarupa bangunan yang bisa di daur ulang, digunakan kembali, atau jadi kompos. Mereka menggunakan material dari cork atau sumbat gabus yang biasa digunakan sebagai penutup botol. Studio Bark menunjukkan bahwa ada alternatif ramah lingkungan selain material-sekali pakai yang biasa kita gunakan pada bangunan.

Bangunan mungil ini diberi nama Cork Studio. Hampir seluruh bagian bangunan dibuat dari cork. Butiran-butiran cork dibuat dari batang pohon Oak tertentu yang dipanen dari hutan industri yang ramah lingkungan. Studio Bark telah melakukan eksperimen terhadap cork sebelum memutuskan untuk menggunakannya. Pengujian ketahanan terhadap air, api, dan proses degradasi. Hasilnya, cork dianggap sebagai material yang kuat dan awet. Studio Bark menilai, masyarakat kita saat ini lebih banyak menghabiskan waktu, tenaga, dan sumber daya untuk mendekorasi, mendekor ulang, meruntuhkan, dan membangun kembali bagian bangunan yang kita bongkar tersebut menggunakan material sekali pakai yang tidak sehat. Sementara seluruh elemen dari bangunan Cork Studio ini bisa dibongkar jika sudah tidak digunakan, dan setiap komponennya bisa didaur ulang atau terurai secara alami.

BANGUNAN RAMAH LINGKUNGAN DARI SUMBAT GABUS CORK DSGNTALK SUSTAINABLE ARCHITECTURE ARSITEKTUR LONDON
Photography by Lenny Codd.

Studio Bark mendapatkan bahan butiran-butiran cork sisa dari perusahaan pembuat sumbat botol. Butiran-butiran ini kemudian melalui proses pemanasan untuk disatukan menjadi potongan lempengan besar yang padat. Butiran-butiran kayu ini akan mengeluarkan getah alami selama proses pemanasan, yang membuat mereka saling menempel dan mengikat. Potongan-potongan besar ini kemudian dipotong sesuai ukuran yang dibutuhkan, lalu dirakit kembali di lokasi proyek.

BANGUNAN RAMAH LINGKUNGAN DARI SUMBAT GABUS CORK DSGNTALK SUSTAINABLE ARCHITECTURE ARSITEKTUR LONDON
Photography by Lenny Codd.

Dinding cork ini tidak perlu lagi menggunakan cladding, pelindung hujan, rongga atau sekat udara, cat, plat lantai, atau pondasi. Sebuah bidang tebal cork bisa memenuhi kebutuhan fungsi struktur, waterproofing, akustik, penahan api, kedap udara, hingga estetika. Cork Studio adalaha sebuah demonstrasi tentang bagaimana satu material ramah lingkungan bisa digunakan untuk membentuk semua bagian selubung bangunan.

Potongan-potongan cork dengan kepadatan rendah digunakan untuk membentuk bidang lantai karena karakternya yang tahan air, juga tidak memerlukan plat beton atau lapisan penahan kelembaban. Tipe cork yang sama juga digunakan untuk atap datar bangunan yang didukung dengan kayu kaso/kasau untuk memperkaku strukturnya. Untuk memperkuat ketahanan terhadap gaya/beban lateral seperti angin, dinding Cork Studio dibangun dari plat cork yang lebih padat dan dilengkapi dengan sekrup insulasi dari bahan yang bisa didaur ulang.

BANGUNAN RAMAH LINGKUNGAN DARI SUMBAT GABUS CORK DSGNTALK SUSTAINABLE ARCHITECTURE ARSITEKTUR LONDON
Photography by Lenny Codd.

Seluruh permukaan bidang bangunan tidak dilapis lagi dengan bahan lain dan dibiarkan natural. Jadi tidak ada bahan-bahan beracun yang digunakan sehingga mudah dan aman untuk langsung di daur ulang ketika bangunan sudah tidak digunakan lagi.
Pohon sycamore yang tumbuh di lahan ini menjadi bagian dari bangunan Cork Studio. Karena bobotnya yang ringan, Cork Studio yang dibangun di atas akarnya tidak memberi dampak yang merusak pohon. Pada ceiling digunakan gasket karet sebagai penyekat, untuk mencegah air masuk ke dalam bangunan ketika hujan deras, namun hanya menetes untuk ‘menyirami’ pohon itu sendiri.

 BANGUNAN RAMAH LINGKUNGAN DARI SUMBAT GABUS CORK DSGNTALK SUSTAINABLE ARCHITECTURE ARSITEKTUR LONDON
Photography by Lenny Codd.

Material lain yang digunakan pada Cork Studio adalah polikarbonat yang bisa didaur ulang untuk jendela, plywood untuk pintu dan jendela geser di bagian dalam bangunan yang berfungsi sebagai penahan terhadap temperatur serta mengatur pencahayaan ke dalam ruangan.

BANGUNAN RAMAH LINGKUNGAN DARI SUMBAT GABUS CORK DSGNTALK SUSTAINABLE ARCHITECTURE ARSITEKTUR LONDON
Photography by Lenny Codd.

Biaya yang digunakan untuk membangun selubung bangunan Cork Studio tidak lebih dari £500 (poundsterling) per meter persegi. Studio Bark mengklaim jika bangunan dari bahan sumbat gabus ini bisa dengan mudah dibangun oleh dua orang dalam waktu hanya dua hari. Dan dalam tujuh hari, bangunan sudah terisi dan siap untuk dihuni.

BANGUNAN RAMAH LINGKUNGAN DARI SUMBAT GABUS CORK DSGNTALK SUSTAINABLE ARCHITECTURE ARSITEKTUR LONDON
Photography by Lenny Codd.

Author: Adon Amrin

Design enthusiast, Architecture graduate, Former interior journalist for a dozen years, Britpopper, and yes, Manchester is Red.

One thought on “bANGUNAN RAMAH LINGKUNGAN DARI BAHAN SUMBAT GABUS”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s