tAKENOUCHI WEBB MENGEMAS RESTORAN ESORA DI SINGAPURA DENGAN INTERIOR MINIMALIS

TAKENOUCHI WEBB MENGEMAS RESTORAN ESORA DENGAN INTERIOR MINIMALIS SINGAPORE SINGAPURA DSGNTALK DESAIN DESIGN DECOR JAPAN RESTAURANT JEPANG

Interior minimalis menjadi daya tarik utama restoran Jepang dengan konsep open kitchen ini. Namanya Esora Restaurant. Biro desain lokal Takenouchi Webb yang merancangnya pada sebuah ruko dengan denah memanjang ke belakang di sebuah distrik di Singapura.

Takenouchi Webb adalah studio desain asal Singapura yang dibentuk oleh kolaborasi desainer interior Naoko Takenouchi dan arsitek asal Inggris, Marc Webb, pada tahun 2006. Proyek restoran adalah spesialisasi Takenouchi Webb selain hotel dan bar. Tak heran jika karya mereka beberapa kali diganjar penghargaan. Pada proyek Esora Restauran kali ini, Takenouchi Web menggunakan warna kayu yang pucat untuk membentuk suasana yang menenangkan, seakan memberi ‘panggung’ kepada juru masak agar menjadi pusat perhatian para tamu. Esora memang melayani tamunya dengan Kappo-style, atau ‘potong dan masak’. Makanan diolah langsung di depan tamu sehingga mereka bisa melihat langsung caranya dan menghargai proses pembuatan makanan yang akan mereka santap. Pengalaman bersantap inilah yang menjadi pusat orientasi Esora.

TAKENOUCHI WEBB MENGEMAS RESTORAN ESORA DENGAN INTERIOR MINIMALIS SINGAPORE SINGAPURA DSGNTALK DESAIN DESIGN DECOR JAPAN RESTAURANT JEPANG
Pintu masuk Esora Restaurant yang berada pada sebuah komplek ruko. (Photography by Jovian Lim)
TAKENOUCHI WEBB MENGEMAS RESTORAN ESORA DENGAN INTERIOR MINIMALIS SINGAPORE DSGNTALK DESAIN DESIGN DECOR JAPAN RESTAURANT JEPANG
Denah memanjang pada ruko tempat Esora berada. Design by Takenouchi Webb.

Pemilihan material yang digunakan dan bentuk ruang yang tercipta merupakan hasil dari diskusi Takenouchi Webb dengan Chef Koizumi dan pemilik restoran. Chef Koizumi lah yang mengarahkan seluruh proses pembuatan makanan, dari konsep hingga penyajian.

‘Panggung utama’ di lantai dasar adalah area masak yang dikelilingi oleh meja berbentuk L dan sepuluh kursinya. Di bagian bawahnya, area masak ini dibuat sedikit lebih rendah agar pandangan juru masak sejajar dengan mata para tamunya yang duduk. Dengan demikian terciptalah atmosfer yang lebih intim. Sementara pada bagian atasnya ada skylight yang ditutup dengan kertas washi. Cahaya alami yang masuk membuat langit-langit di atas kepala juru masak ini terlihat seperti awan.

TAKENOUCHI WEBB MENGEMAS RESTORAN ESORA DENGAN INTERIOR MINIMALIS SINGAPORE DSGNTALK DESAIN DESIGN DECOR JAPAN RESTAURANT JEPANG
‘Panggung utama’ di lantai dasar adalah area masak yang dikelilingi oleh meja berbentuk L dengan deretan kursinya. (Photography by Jovian Lim).

Di belakang area ini terdapat dapur kecil yang dindingnya ditutupi ubin berwarna hijau giok. Bar yang ada disitu ditampilkan dengan marmer yang memperlihatkan motif urat-urat alaminya. Tamu bisa ambil bagian dalam proses tea-pairing.

Dua set meja dengan masing-masing empat kursi berada di bagian depan, dekat dengan ruang privat berkapasitas hingga 10 orang, yang bisa ditutup dengan pintu geser.

TAKENOUCHI WEBB MENGEMAS RESTORAN ESORA DENGAN INTERIOR MINIMALIS SINGAPORE SINGAPURA DSGNTALK DESAIN DESIGN DECOR JAPAN RESTAURANT JEPANG
(Photography by Jovian Lim).

Lima lampu gantung menyebarkan cahaya kekuningan yang ‘menghangatkan’ suasana ruang.

TAKENOUCHI WEBB MENGEMAS RESTORAN ESORA DENGAN INTERIOR MINIMALIS SINGAPORE DSGNTALK DESAIN DESIGN DECOR JAPAN RESTAURANT JEPANG
(Photography by Jovian Lim)

Konsistensi penerapan konsep minimalis membatasi dekorasi ruang yang digunakan. Hanya ada eberapa lukisan abstrak, panci-panci tembaga, vas bunga berisi Cortaderia selloana dan Lunaria annua berkuntum putih.

TAKENOUCHI WEBB MENGEMAS RESTORAN ESORA DENGAN INTERIOR MINIMALIS SINGAPORE DSGNTALK DESAIN DESIGN DECOR JAPAN RESTAURANT JEPANG
(Photography by Jovian Lim).

 

Author: Adon Amrin

Design enthusiast, Architecture graduate, Former interior journalist for a dozen years, Britpopper, and Manchester is Red.

2 thoughts on “tAKENOUCHI WEBB MENGEMAS RESTORAN ESORA DI SINGAPURA DENGAN INTERIOR MINIMALIS”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s