bUNGA-BUNGA MANIS ‘FOOD FOR BUZZ’ UNTUK SERANGGA URBAN, KARYA MATILDE BOELHOUWER

Matilde Boelhouwer Flower Food for Buzz insect germany dutch bee bumblebee moth

*All pics lensed by Janneke van der Pol

 

Kita tahu bahwa kota adalah lingkungan yang keras untuk mencari makan. Bukan hanya manusia, tapi banyak juga ‘hewan urban’ yang berkeliaran di sudut-sudut kota. Kucing-kucing yang mengais-ngais di tong sampah atau burung-burung yang bersarang di bawah atap-atap gedung. Lalu bagaimana dengan para serangga? Apa yang Matilde Boelhouwer lakukan sungguh manis – dalam arti sebenarnya. Kepeduliannya pada makhluk-makhluk kecil itu ada pada tingkat yang tidak biasa.

Proyek yang Matilde Boelhouwer kerjakan bernama ‘Food for Buzz’. Boelhouwer membuat cetakan pada bahan polyester untuk membuat lima bentuk bunga. Setiap bentuk punya kualifikasi yang berbeda untuk menarik perhatian para serangga, khususnya yang berada dalam kategori ‘big five pollination’ seperti lebah (bee), kumbang (bumblebee), lalat bunga (hoverfly), kupu-kupu (butterfly), dan ngengat (moth).

Matilde Boelhouwer Flower Food for Buzz insect germany dutch bee bumblebee moth
Si ngengat dengan mulut belalainya sedang menikmati bunga yang spesial didesain Matilde Boelhouwer untuk serangga seperti mereka

Bunga-bunga buatan ini dirancang sebagai makanan darurat bagi para serangga yang hidup di lingkungan perkotaan, di mana tanaman dan bunga jarang ditemukan. Menurut Matilde Boelhouwer dalam suatu wawancara dengan dezeen, selain dampak dari penggunaan pestisida dan perubahan cuaca, kelangkaan tanaman dan bunga yang menjadi habitat dan sumber makanan bagi serangga juga berdampak  terhadap berkurangnya populasi serangga di perkotaan. Dari hasil riset yang dilakukan wanita yang punya latar belakang pendidikan insectology dan product design dari Artez Institute of the Arts, di kota Arnhem ini , selama 27 tahun terakhir, populasi serangga di wilayah pedesaan dan perkotaan di Jerman telah menurun 75 persen.  Hal itulah yang memotivasinya menciptakan bunga-bunga cantik ini.

Matilde Boelhouwer Flower Food for Buzz insect germany dutch bee bumblebee moth Flower Food for Buzz insect germany dutch bee bumblebee moth
Menurut Matilde Boelhouwer, kupu-kupu menyukai warna merah muda. Jadi ia membuat bunga merah muda ini untuk mereka.

Setiap bunga dibuat dari kelopak polyester, yang di cetak motif di atasnya, dan dibentuk dengan pemotong laser. Sebuah kontainer kecil yang ditempelkan pada bagian tengah bunga, terhubung dengan batang seperti sedotan. Kontainer berguna untuk menampung air hujan, yang kemudian dialirkan melalui batang tadi, menuju ke kontainer lain yang berisi gula sehingga air dan gula ini bercampur. Selanjutnya air gula ini secara otomatis dipompa kembali ke kontainer yang lebih kecil.

Matilde Boelhouwer Flower Food for Buzz insect germany dutch bee bumblebee moth Flower Food for Buzz insect germany dutch bee bumblebee moth
Hidup di perkotaan begitu keras bagi lebah kecil seperti dia. Tengok sayapnya. Beruntung ada Matilde Boelhouwer yang peduli padanya

Matilde Boelhouwer juga merancang bunga ini berbeda-beda, untuk karakter spesifik berbagai spesies serangga. Kedalaman kontainer disesuaikan dengan panjang lidah serangga, atau kelopak yang dirancang dengan pola, warna, bentuk, dan corak yang paling menarik bagi masing-masing spesies serangga. Ia menemukan tiga bentuk dasar bunga yang digemari oleh lima jenis serangga. Bunga Aster atau Daisy lebih disukai oleh lebah dan lalat bunga. Fabaceae atau keluarga polong-polongan, terlihat menarik bagi ngengat dan kupu-kupu. Sementara Lamiaceae atau mint, kesukaan para kumbang.

Matilde Boelhouwer Flower Food for Buzz insect germany dutch bee bumblebee moth
Serangga oh serangga. Apakah kau sadar itu bukan bunga sungguhan? Matilde Boelhouwer yang membuatnya untukmu.

Karena penglihatan lebah berbentuk seperti bentuk sarang mereka (honeycomb), maka mereka sangat bergantung dengan rentang penglihatan warna hijau, biru, ungu, dan kuning, untuk menentukan arah, maka Matilde Boelhouwer membuat bunga dengan warna kontras ungu dan kuning untuk menarik lebah dari kejauhan.

Lain lagi dengan kumbang (bumblebee). Mereka lebih tertarik dengan pola simetris pada bunga. Matilde Boelhouwer membuat bunga dengan tiga kelopak  yang membentuk siluet yang mencolok. Warna kuning digunakan pada area penyimpanan air gula sehingga mudah ditemukan.

Matilde Boelhouwer Flower Food for Buzz insect germany dutch bee bumblebee moth
Bunga yang dibuat Matilde Boelhouwer untuk menarik kumbang (bumblebee).

Untuk lalat bunga, Matilde Boelhouwer merancang bunga dengan bagian tengahnya berupa penampungan air gula berbentuk dome. Hal ini dilakukan karena menurut Matilde Boelhouwer, lalat bunga punya lidah yang pendek, sehingga sulit jika harus masuk ke dalam kontainer yang dalam.

Si cantik kupu-kupu punya lidah yang berkisar antara 2-5 centimeter. Mereka perlu waktu yang lebih lama untuk makan. Jadi kupu-kupu akan memilih bunga dengan kelopak lebar yang memberi mereka kestabilan saat mendarat dan makan. Tidak seperti serangga lainnya, kupu-kupu lebih memilih bunga berwarna merah muda, jingga, dan merah.

Matilde Boelhouwer Flower Food for Buzz insect germany dutch bee bumblebee moth
Kupu-kupu akan memilih bunga dengan kelopak lebar yang memberi mereka kestabilan saat mendarat dan makan.

Ngengat punya mulut seperti belalai yang panjangnya bisa sampai 20 centimeter. Mereka makan ketika masih terbang, biasanya di waktu malam. Matilde Boelhouwer mebuat bunga dengan titik-titik yang menonjol untuk membantu ngengat menemukan  makanannya.

Matilde Boelhouwer Flower Food for Buzz insect germany dutch bee bumblebee moth
Bunga ini dirancang Matilde Boelhouwer untuk menarik ngengat

Jauh sebelum Matilde Boelhouwer menciptakan ini, sebagian orang di Jakarta sudah sejak lama melakukan hal serupa. Memberi makanan darurat, bahkan makanan utama, pada serangga-serangga di perkotaan. Semut, rayap, lalat dan kecoa dengan akrab berseliweran di lingkungan rumah mereka mencari makan.

Author: adaapadengandesain

Desain bisa sangat memukau atau terlihat berlebihan. Fungsi dan selera yang menentukan itu.

2 thoughts on “bUNGA-BUNGA MANIS ‘FOOD FOR BUZZ’ UNTUK SERANGGA URBAN, KARYA MATILDE BOELHOUWER”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s