nORM ARCHITECTS MEMADUKAN DESAIN SCANDINAVIA DAN JEPANG PADA RESTORAN SUSHI DI LONDON

NORM ARCHITECTS MEMADUKAN DESAIN SCANDINAVIA DAN JEPANG PADA RESTORAN SUSHI STICKS N SUSHI DI KING'S ROAD CHELSEA LONDON

Dua tema interior yang sedang digemari saat ini adalah tema Scandinavian dan tema Jepang. Keduanya dianggap mampu mewakili selera masyarakat modern yang serba ringkas, sederhana, namun tetap berkelas. Norm Architects memadukan keindahan keduanya melalui penekanan pada pemakaian material alami dan nuansa kemewahan kontemporer. Proyeknya adalah restoran sushi di sebuah kawasan mewah di King’s Road, Chelsea, London. Restoran ini bernama Sticks ‘n’ Sushi.

Norm Architects adalah studio desain asal Copenhagen, Denmark, yang berdiri tahun 2008. Sejak 2009 hingga sekarang, karya-karya mereka telah diapresiasi dengan banyak penghargaan, baik di Denmark sendiri, Inggris, Italia, Jerman, hingga Amerika. “A simplicity that carries bigger ideas”, kalimat itulah yang menjiwai setiap karya mereka. Seperti halnya di Sticks ‘n’ Sushi, kita bisa melihat bahwa yang mereka buat di sini bukan sebuah respon terhadap tren ‘Japandi’ atau apapun sebutan orang. Mereka membawakan esensi dari desain Scandinavia dan Jepang dalam sebuah bentuk kemewahan yang berbeda.

Pemilihan material untuk setiap ruangan merefleksikan mood yang ingin dicapai pada ketiga lantai restoran. Ide dasarnya adalah seperti ‘berjalan menuju cahaya’. Jadi lantai bawah dan area private dining dibuat dalam nuansa gelap, termasuk materialnya. Dengan ruang yang intim dan tersendiri seperti ini, lantai bawah punya atmosfer yang pas untuk sebuah pesta.

Lantai dasar sebagai jantung dari restoran ini merupakan area penerima yang menampilkan rasa industrial namun elegan. Kontradiksi tersebut tampil dengan lembut melalui bagian-bagian yang terbuat dari kayu, desain klasik Denmark, elemen industrial, meja batu alam, dan baja hitam di area bar. Ketika pengunjung masuk lantai dasar restoran, mereka akan dibawa ke sebuah ‘ruang tunggu’ dengan sofa kulit yang menghadap ke jendela. Di sini tamu biasanya menunggu antrian meja mereka, sambil melihat-lihat suasana jalanan di Chelsea.

Tangga yang menghubungkan lantai dasar dengan lantai satu terlihat sangat industrial dan keren. Serasi dengan lampu dinding di area itu yang menyerupai gong tradisional Jepang.

Begitu sampai di lantai satu, tamu langsung mendapatkan suasana yang berbeda. Terang benderang. Layout ruang yang terbuka, meja-kursi dari kayu Oak yang cerah, dan kain-kain partisi transparan. Kain-kain ini dipilih dengan cermat untuk memenuhi beberapa fungsi desain. Kain yang agak berat untuk membentuk ruang duduk yang lebih privat dan hangat, sementara kain yang lebih ringan berfungsi sebagai pembatas ruang yang halus, elegan, yang membiaskan cahaya dengan lembut.

Di area semi private dining room terdapat meja marmer putih yang lebar dan lampu gantung yang menyerupai lampion di atasnya, juga berwarna putih.

Meja tersebut didampingi kursi-kursi Carl Hansen yang memperlihatkan bagaimana warisan desain khas Denmark dengan perkerjaan kayu dan pertukangannya yang berkualitas, mampu menghasilkan desain yang tak lekang waktu. Satu lagi elemen Scandinavia yang digunakan untuk menghasilkan detail yang diinginkan adalah cat dinding dari produsen asal Norwegia, Jotun.

 

Author: adaapadengandesain

Desain bisa sangat memukau atau terlihat berlebihan. Fungsi dan selera yang menentukan itu.

One thought on “nORM ARCHITECTS MEMADUKAN DESAIN SCANDINAVIA DAN JEPANG PADA RESTORAN SUSHI DI LONDON”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s