gERAI STARBUCKS PERTAMA DI ITALIA

GERAI STARBUCKS PERTAMA DI ITALIA

Diberitakan oleh  Designboom, ini adalah langkah awal dari rencana 300 gerai yang direncanakan. Padahal, konon di Italia, rasa espresso dan cappuccino-nya  sangat jauh berbeda dengan yang disajikan Starbucks. Lalu bagaimana cara Starbucks menarik hati orang Italia yang punya budaya, cara minum, dan standar sendiri soal kopi? Starbucks memilih masuk dengan memanfaatkan kecintaan orang Italia pada desain.

Dimulai dari pemilihan lokasi. Sebuah bangunan bersejarah di Piazza Cordusio yang sangat dekat dengan Duomo, Katedral Milan yang terkenal itu. Gedung The Palazzo delle Poste ini dirancang oleh arsitek Luigi Broggi. Bangunan ini perna berfungsi sebagai pusat bursa hingga kantor pos pusat di Milan, sebelum akhirnya menjadi gerai kopi. Langkah dianggap sebagai cara menunjukkan penghormatan kepada budaya Italia.

GERAI STARBUCKS PERTAMA DI ITALIA
The Palazzo delle Poste, bekas kantor pos pusat yang kini menjadi gerai pertama Starbucks di Italia. (Foto : Courtesy of Starbucks)

Di dalamnya, sejauh mata memandang, pengunjung akan disajikan pemandangan cara memanggang kopi secara langsung. Mereka bisa bebas berjalan di antara alat-alat yang digunakan, dari mulai roaster, cooling tray, sampai degassing chamber dan pengepakan. Bagi orang Italia yang biasa datang ke kedai kopi-pesan-minum-pergi, mungkin mereka akan tersesat. Tapi sebaliknya, suasana teatrikal ini mungkin bisa menjadi hal baru yang menarik bagi mereka. Sebenarnya, sekilas terlihat seperti pabrik coklat di film Charlie and the chocolate factory.  

GERAI STARBUCKS PERTAMA DI ITALIA
(Foto : Courtesy of Starbucks)

Dan tentu saja untuk menjual kopi kepada orang Italia, Starbucks harus  punya sisi ‘Asli Italia’. Mesin /roaster yang digunakan buatan Scolari, perusahaan keluarga yang sejak lama memproduksi mesin-mesin untuk keperluan industri kopi. Letaknya hanya beberapa kilometer dari pusat kota Milan. Perusahaan ini juga sejak lama punya hubungan baik dengan Starbucks. Mesin ini berada di tengah dan menjadi centerpiece pada ruang. Biasanya Starbucks menampilkan mesin berwarna tembaga pada gerai mereka. Tapi di tempat seluas lebih dari 2300 meter persegi ini, mesin yang digunakan punya tampilan perunggu. Tujuannya untuk membaur dengan material yang banyak digunakan pada karya arsitektur dan desain di Milan.

GERAI STARBUCKS PERTAMA DI ITALIA
(Foto : Courtesy of Starbucks)

Lantai ruangan menggunakan mosaik yang disusun dengan gaya Palladian, teknik tradisional yang biasa disusun manual oleh tangan-tangan para seniman di Italia Utara. Karena marmer sangat identik dengan material khas Italia, gerai ini pun menampilkannya. Marmer Candoglia, dulu hanya digunakan ekslusif di Duomo (Milan Cathedral). Sekarang penggunaannya sudah umum, namun tidak mengurangi nilai sejarah, keistimewaan dan yang pasti muatan lokalnya.

5
(Foto : Courtesy of Starbucks)

Untuk pertama kalinya Starbucks melapis counter top meja bar mereka dengan marmer, yang kali ini berasal dari Tuscany, untuk mempertahankan kesan dan suasana yang sama dengan kedai-kedai espresso  di Milan yang menampilkan hal tersebut.

GERAI STARBUCKS PERTAMA DI ITALIA
(Foto : Courtesy of Starbucks)
GERAI STARBUCKS PERTAMA DI ITALIA
(Foto : Courtesy of Starbucks)

Bukan hanya kopi, gerai Starbucks ini juga menyajikan menu-menu minuman, roti dan kue yang diolah dari menu khas Italia. Hal ini mungkin akan memicu respon dari kedai-kedai kopi lokal yang akan meninjau kembali menu-menu yang mereka tawarkan, di tahun-tahun mendatang, atau mungkin lebih cepat. Kehadiran Starbucks di Italia mengingatkan kita pada keberanian Domino’s Pizza membuka gerai pertama mereka, juga di Milan, pada Oktober tiga tahun lalu. Menjual es batu ke orang Eskimo? Mengapa tidak. Tinggal bagaimana kita mengemas es batu tersebut. ‘Desain yang cerdas’ bisa kembali menjadi jalan untuk itu.

Author: Adon Amrin

Design enthusiast, Architecture graduate, Former interior journalist for a dozen years, Britpopper, and yes, Manchester is Red.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s